Semua bermula dari hobi Ibu Lily.
Di garasi rumah, hobi memasak berubah menjadi eksperimen serius hingga melahirkan roti, kue, cookies, kue kering, dan kue basah.
Saya tidak ingin hanya mencicipi. Saya ingin mencoba membuatnya sendiri.
01 —
Garasi yang menjadi ruang eksperimen.
Rasa ingin tahu mendorong percobaan tanpa henti. Dari resep demi resep, lahirlah produk-produk awal yang menjadi fondasi kami hingga hari ini.
02 —
Dari skala rumahan ke skala resto.
Peralatan dan produksi berkembang dari skala rumah ke skala resto untuk memenuhi berbagai kebutuhan pelanggan.
03 —
Belajar hingga Thailand & Taiwan.
Kami terus belajar melalui berbagai kelas baking, termasuk di Thailand dan Taiwan, untuk memperluas wawasan dan teknik.
04 —
Ilmu pangan, formulasi, dan SOP.
Tanpa pengawet, dengan proses yang disiplin.
Dengan latar belakang pendidikan teknologi pangan, Ibu Lily merancang formulasi dan SOP yang menjaga kualitas, rasa, dan umur simpan yang praktis.
2011
Planet Bakery resmi dibuka.
‘Baked and Served with Heart’ menjadi janji yang kami pegang sejak hari pertama.
2022 — Cerita ini berpindah tangan.
Setelah berjuang melawan kanker selama empat tahun, Ibu Lily berpulang pada 2022. Sejak itu, Planet Bakery dilanjutkan oleh putranya sebagai generasi kedua—menjaga rasa, disiplin, dan hati yang ia tanamkan.
Kini, dilanjutkan generasi kedua.
Tampilannya lebih sederhana.
Standarnya semakin matang.
Hatinya tetap sama.
Dari yang dulu ngejreng, menuju yang kini lebih tenang—kami tetap membuat setiap produk dengan hati.
Pesan via WhatsApp
Roti, kue, hampers, atau snack box — tim kami siap bantu pesanan Anda.
Order via WhatsApp